Selasa, 25 Februari 2014

Kain Listrik, Cara Baru Charge Ponsel




http://ssp.adskom.com/ads/NmMyOGIzNjEtODA4NC00MTNhLTkzZDItNjk0NmY0NGRhMmY5/cr?dpId=6330b628-ecd4-4ca6-8cf8-b6ef4345b6c6&u=1393392156097%3B4c5bed6a-c291-4537-a03f-2dcc00078e96&h=2023753317
http://ads.viva.co.id/ads/www/delivery/lg.php?bannerid=6914&campaignid=3378&zoneid=925&loc=1&referer=http%3A%2F%2Flife.viva.co.id%2Fnews%2Fread%2F484360-kain-listrik--cara-baru-charge-ponsel&cb=d94d16194b
http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/10/08/225245_ilustrasi-wanita-pakai-telepon-genggam-atau-ponsel_663_382.jpgKehadiran kain beraliran listrik ini mungkin bisa menyingkirkan kepopuleran power bank. Daya baterai yang mudah melemah, membuat pengguna ponsel pintar bergantung pada power bank.

Sekolompok peneliti saat ini tengah mengembangkan sebuah kain yang memiliki daya listrik. Artinya Anda tidak akan direpotkan lagi dengan power bank, yang sebelumnya harus diisi daya. Cukup dengan sebuah gesekan, kain canggih ini akan menghasilkan daya tersendiri.

Kain yang terbuat dari bahan
photovoltaic-piezoelectric ini rencanya akan dibuat sebagai karpet terlebih dahulu. Photovoltaic-piezoelectric, yang merupakan serat fleksibel, menghasilkan aliran listrik dari setiap gesekan langkah kaki di atas kaki. Artinya, energi yang terkumpul dalam karpet dapat dimanfaatkan untuk men-charge ponsel ataupun laptop.

Kain inovatif photovoltaic-piezoelectric
Kain listrik ini bisa mengisi baterai ponsel bahkan laptop hanya lewat gesekan. FOTO: greenoptimistic.com

Teknologi inovatif yang telah dipatenkan ini dikembangkan oleh Institute for
Materials Research and Innovation dari University of Bolton. Adapun, kain tersebut bisa menghasilkan daya listrik sebesar 1 watt per 400 cm persegi. Sebagai pembanding, baterai iPhone membutuhkan daya sebesar 5,45 watt, yang berarti dibutuhkan sekitar 1 meter persegi kain untuk mengisi baterai hingga penuh.

Peneliti menyebutkan kain tersebut bisa dibuat menjadi apapun, dari sekedar lembaran kain hingga beragam aksesoris.

“Kami mengembangkan serat ini karena sumber energi terbarukan seperti sinar matahari, angin, dan hujan tidak selalu tersedia pada saat yang sama dan lokasi yang sama. Dengan penggabungan bahan ini dengan
photovoltaic yang fleksibel serta pemanfaatan sinar matahari, akan menghasilkan daya melalui gerakan," kata Profesor Siores, ketua peneliti, dilansir Daily Mail.

Tidak menutup kemungkinan, jika kain ini juga dapat digunakan untuk bahan pembuat tas, yang membuat penggunanya dapat memanfaatkan daya di mana saja. Bahkan tenda sekalipun juga dapat dirancang dengan menggunakan bahan berteknologi tinggi ini. (eh)

(Sumber : viva.co.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar